Thursday, May 24, 2012

Kerja di mana setelah lulus HI?

Barangkali pertanyaan di atas adalah pertanyaan umum tiap mahasiswa Jurusan Ilmu Hubungan Internasional. Ini juga pertanyaan saya saat memasuki semester-semester akhir kuliah, sesuatu yang sebetulnya sangat terlambat saya tanyakan. Idealnya pertanyaan mau-jadi-apa-setelah-lulus-kuliah sudah bisa dijawab di awal kuliah. Seperti perjalanan, mestinya kita sudah tau tujuan kita sebelum mulai berjalan. Tapi saya tidak mempersiapkan diri untuk tujuan tertentu. Semasa kuliah, pilihan aktifitas yang saya lakukan karena pertimbangan minat, bukan tujuan.


Ketiadaan orientasi membuat saya ikut-ikutan melakukan apa yang dilakukan hampir semua lulusan HI: daftar CPNS Kemlu. Konyolnya, saya nyaris tidak melakukan persiapan tes sama sekali. Saya lupa mencari tahu seperti apa pekerjaan diplomat, bagaimana kehidupan mereka, dan bagaimana jenis tes masuknya. Bahkan saya baru mencetak kartu tes pada malam sebelum hari H. Hasilnya, saya sukses gugur pada tes tahap pertama.

Untunglah saat itu saya sudah bekerja di kampus; sebagai Program Manager di American Corner dan sebagai Reporter di Biro Humas. Pekerjaan di American Corner saya dapatkan setelah sebelumnya saya magang di sana, sementara pekerjaan sebagai reporter saya dapat karena keaktifan saya di organisasi pers mahasiswa. Kedua pekerjaan ini menyelamatkan saya dari rasa kecewa karena gagal tes masuk Kemlu. Menganggur setelah lulus sangat tidak menyenangkan. Kendati tidak memberikan imbalan finansial yang banyak, setidaknya eksistensi dan kehormatan saya sebagai manusia tetap terjaga.

Pasca kegagalan tes masuk Kemlu, saya mulai mengunjungi job fair atau pameran lapangan pekerjaan. Ternyata perusahaan yang secara spesifik membuka lowongan bagi lulusan Jurusan Hubungan Internasional sangat jarang, bahkan nyaris tidak ada. Ilmu Hubungan Interasional memang bukan ilmu teknis yang bersifat praktis seperti Akutansi, Psikologi, Komunikasi atau Ilmu-ilmu Teknik yang cenderung diminati dunia industri. Kemampuan menganalisa dan memahami politik internasional tidak begitu menjual di dunia industri komersil.

Pilihan sayapun jatuh pada program-program MT atau Management Trainee. Beberapa perusahaan menyebutnya dengan nama lain: Officer Development Program (ODP), Future Leader Program (FLP), Program Pengembangan Staf (PPS), atau sebutan lain. Namun intinya sama, MT adalah sebuah program percepatan karir yang umumnya dibuka untuk semua jurusan. Disebut sebagai program percepatan karena jalur karir yang ditapaki berbeda dan jauh lebih cepat dari jalur karir reguler. Peserta program MT biasanya akan menjalani serangkaian pelatihan selama 1-2 tahun, baik in class training maupun on the job training, evaluasi kinerja secara periodik, dan jika lulus akan langsung menduduki posisi manajemen madya. Proses ini jauh lebih cepat dari jaluur karir biasa yang bisa memakan waktu 5-6 tahun. Saat on the job training, peserta program MT akan dirotasi ke berbagai divisi sehingga peserta program memiliki gambaran menyeluruh mengenai perusahaan. Rotasi ini juga berguna untuk melihat passion peserta, sehingga penempatan setelah lulus program dapat sesuai dengan minat. Melalui program sejenis ini, perusahaan berharap dapat mendapatkan manajer yang masih penuh dengan ide segar, idealisme, dan belum terpengaruh oleh lingkungan sekitar sehingga dapat membawa energi positif dan inovasi baru kedalam perusahaan.

Setelah melalui berbagai seleksi, saya mendapatkan dua tawaran pekerjaan: sebagai MT di sebuah perusahaan retail nasional dan di sebuah perusahaan otomotif asing. Saya putuskan untuk memilih Perusahaan Retail Nasional dan mulai menjalani pelatihan di Tangerang. Namun karena berbagai ketidak cocokan, saya putuskan untuk keluar di minggu kedua program, tepat setelah masa pengenalan perusahaan berakhir.

Sayapun kembali ke Yogyakarta. Inilah kali pertama saya menjadi pengangguran setelah lulus kuliah. Rasanya sangat tidak menyenangkan. Karena itu, begitu mendengar kabar Pemprov. DIY membuka penerimaan CPNS, saya putuskan untuk mendaftar. Kali ini saya berusaha mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Saya membeli dan mempelajari beberapa buku contoh soal-soal tes CPNS. Saya juga berusaha mengingat soal-soal yang pernah saya kerjakan dulu saat tes masuk Kemlu, dan mencari mengenai topik pertanyaan tersebut di internet. Hasilnya? God favors the prepared mind. Saya lolos.

Akhirnya saya bekerja di Sub Bid. Kerjasama Luar Negeri di Badan Kerjasama dan Penanaman Modal (BKPM) Prov. DIY. Lingkungan birokrasi yang hirarkis jauh berbeda dengan lingkungan akademik yang egaliter. Jujur saya sempat kesulitan untuk menyesuaikan dengan lingkungan dan budaya birokrasi. Bahkan di bulan pertama kerja saya sempat ingin mengundurkan diri. Untunglah niat saya dicegah ibu. Ibu menyarankan untuk menunggu paling tidak 1 tahun sebelum memutuskan keluar. Kalau setelah 1 tahun masih tidak cocok, silahkan keluar, kata ibu.

Saat tulisan ini saya buat, saya telah bekerja selama 2 tahun lebih. Memang banyak hal di dunia birokrasi yang tidak saya sukai. Tetapi saya pikir semua pekerjaan pasti punya plus minus-nya sendiri. Perlahan saya coba untuk beradaptasi dan belajar mencintai pekerjaan. Toh tidak mungkin ada pekerjaan yang 100% sempurna. Apalagi secara perlahan saya menemukan kenikmatan tersendiri dengan menjadi abdi negara. Mungkin lain waktu saya akan menulis mengenai plus minus bekerja sebagai birokrat.

Jika saat membaca tulisan ini anda masuh berstatus sebagai mahasiswa, saran saya segeralah menentukan cita-cita anda. Pelajari baik-baik cita-cita anda danfokuskan usaha anda untuk mencapainya. Misal, jika anda ingin bekerja sebagai diplomat, cari tahu mengenai model tes masuk Kemlu, serta tak kalah penting, bagaimana pekerjaan dan kehidupan para diplomat. Jangan sampai setelah anda diterima masuk, anda justru menyesal karena pekerjaan dan kehidupan yang harus anda jalani tidak sesuai dengan bayangan anda. Ini bisa dilakukan dengan bertanya langsung ke alumni yang bekerja sebagai diplomat atau dengan membaca blog-blog para diplomat.

Namun jika anda masih belum dapat menentukan tujuan anda, sebisa mungkin lakukan segala sesuatu dengan sebaik-baiknya. CV yang bagus akan sangat membantu anda dalam bersaing di dunia kerja. Meski saat kuliah saya belum tahu ingin menjadi apa, saya lulus dengan predikat cum laude, menjadi ketua di beberapa organisasi, memiliki TOEFL Score di atas 600, dan punya banyak pengalaman kepanitiaan dan kerja sambilan. Paling tidak, saya mempunyai nilai jual ketika melamar pekerjaan.

Meski nama jurusan HI sangat jarang disebut dalam lowongan pekerjaan, jangan berkecil hati menjadi lulusan HI. Sejauh yang saya tahu, yang spesifik meminta lulusan HI hanya beberapa instansi pemerintah, baik pusat dan daerah (tidak hanya Kemlu, tapi juga kementerian dan daerah yang punya banyak kerjasama internasional juga memerlukan lulusan HI), Bank Indonesia, dunia akademik dan penelitian serta organisasi-organisasi internasional. Selebihnya, lulusan HI bisa bersaing pada lowongan pekerjaan yang terbuka untuk semua jurusan seperti program MT. Saya mengenal banyak lulusan HI yang saat ini bekerja di berbagai perusahaan multi nasional masuk melalui program MT.

Selain program-program MT, lapangan pekerjaan yang juga membuka kesempatan bagi semua jurusan dan banyak diminati lulusan HI adalah bidang jurnalistik, perbankan, dan marketing. Atau jika memungkinkan dan sesuai dengan passion anda, setelah lulus anda juga dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi dan menekuni dunia akademik. Jika anda punya passion di luar bidang HI, anda juga bisa mengembangakan passion anda sebagai pekerjaan. Saya memiliki banyak kenalan yang akhirnya bekerja sebagai musisi, penulis, pengusaha, designer grafis, dan bidang-bidang lain di luar ruang lingkup keilmuan HI. Semua tergantung pilihan anda.

126 comments:

  1. Ardhiayu SwastikaJuly 21, 2012 at 9:09 PM

    sangat menginspirasi ;)

    ReplyDelete
  2. suksess selalu buat mas huda..

    ReplyDelete
  3. halo huda, saya sekarang sedang menimba ilmu di jurusan hubungan internasional dan saya sekarang sedang bingung ingin bekerja dimana. Sebenarnya, passion dalam bidang tehnik khususnya tehnik perminyakan atau pertambagan. Ada info gak mengenai perusahaan minyak atau tambang yang membutuhkan jurusan hubungan internasional ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau passion-nya di bidang teknik, terutama teknik pertambangan, sebaiknya kuliah di Teknik Perminyakan :)
      Setau saya, dalam kondisi normal, sangat jarang perusahaan tambang membuka lowongan untuk lulusan HI. Saya sendiri kenal beberapa lulusan HI yang sekarang bekerja di perusahaan tambang multinasional sebagai staf CSR. Tapi itu setelah ybs dapat beasiswa dari perusahaan tersebut. Setelah selesai kuliah, kebetulan perusahaan tsb butuh staf CSR dan ybs direkrut.

      Delete
    2. beneran deh kuliah disini itu masih sedikit peminatnya, dan sayangnya sedikit orang tahu kalo kuliah disini tuh duitnya gedhe..

      Delete
  4. hmm.. susah memang lulusan HI
    saya seorang lulusan HI juga, tapi pasca 4 bulan setelah wisuda, saya masih menganggur..
    semoga rezeki tetap ada buat para lulusan2 HI lainnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. tetap semangat mas/mbak. coba rajin kunjungi job fairs, perhatikan juga CV-nya. kalau ada hal-hal yang mungkin menarik tapi belum dicantumkan, segera cantumkan.

      Delete
  5. saya juga lulusan HI UMY, sudah 2 tahun bekerja sebagai creative di sebuah stasiun tv swasta. memamg sangat sulit mencari pekerjaan trutama untuk jurusan HI, kecuali di pemerintahan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau dilihat dari cabang ilmu-nya, HI masuk dalam cabang ilmu sosial politik. Jadi mungkin memang lebih cocok kalau masuk ke bidang pemerintahan, development, kebijakan, dsb. Kalau mau masuk ke bidang komersil, bisa juga, meski sebetunya kurang sesuai dengan ilmu yang dipelajari.

      Delete
  6. alhamdulillah kl gitu mas,saya sendiri jurusan ilmu pemerintahan umy,samapai detik ini dan dimulai dari tahun 2007 saya belum bekerja,kadang makan kadang enggak,sebener nya kl saya bisa apa aja sih tapi krn ijazah nya ilmu pemerintahan jadi orang lain condong melihat itu dahulu.hmmmmenikmati masa pengangguran selama 6 tahun sambil nungguin malaikat maut jemput siapa tau dapat kerja disorga sebagai apa aja mau deh,salam kenal.085366555787

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semangat kak, jangan putus asa, Allah pasti membantu apabila kita berusaha :)

      Delete
    2. pasti apa yg telah dipelajari kelak akan berguna kok :) jangan pantang menyerah, Allah akan menunjukan jalan :)

      Delete
  7. kak mau nanya dong, saya kebetulan kuliah di hi ugm, agak sedih begitu masuk (telat), karena saya bingung abis dari sini saya mau kemana. mau jadi diplomat, is not that easy buat saya ninggalin orangtua jauh-jauh. mau kerja di mnc, pilihannya di jakarta. macet, terlalu banyak konflik, entar saya gak enjoy kerjanya padahal gajinya besar. saya jadi bingung kenapa saya kemarin milih hi, dan masih gak tahu passion saya. alasan saya dulu sih karena gengsi-nya aja, tapi setelah masuk ternyata saya jadi ngerasa salah sasaran. ada saran gak kak? apakah saya harus tetep bertahan, atau mungkin pindah ke passion saya yang lain dan karirnya jelas, seperti misalnya jurusan psikologi. Makasih kak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku nggak bisa kasih masukan apakah sebaiknya tetap di HI atau pindah ke Psikologi. Aku nggak tau kondisimu gimana dan ada banyak hal yang perlu jadi pertimbangan sebelum pindah jurusan.

      Kalau masalah rezeki itu di tangan Tuhan. Ada banyak jalan dan pilihan yang saat ini belum kepikiran, tapi mungkin pada saatnya nanti akan Tuhan tunjukkan ke kamu. Jadi sekarang sebaiknya konsentrasi dulu menikmati kuliah dan segala kegiatan disekitarnya dengan semaksimal mungkin. Nanti pasti ada jalan yang nggak terduga-duga kok, yang sesuai dengan apa yang kamu mau. Satu hal yang pasti, nggak mungkin kita bisa dapat semuanya. Pasti akan harus memilih, dan setiap pilihan punya konsekuensinya masing-masing.

      Delete
  8. kalau menurut saya, lulusan ilmu hubungan internasional itu pasti dapat kerjaan koq. asal gak milih-milih kerjaannya. :D

    salam kenal, mahasiswa FISIP HI UMM

    ReplyDelete
    Replies
    1. HI memang paling fleksibel dalam menentukan arah setelah lulus.
      ada banyak pilihan, makanya banyak bingung.
      tapi I believe there always many ways to go the goals.
      aku juga mahasiswa HI UMM, semester akhir.
      meskipun terkadang sy bingung karena kita selalu merasa harus linear kalau dapat kerja dengan jurusan kita saat ini, tapi yg namanya rejeki gak selalu linear datangnya. siapa tahu setelah dari Hi cita-cita jadi penulis saya tercapai.aamiin...
      sesama HI saling menyemangati :D

      Delete
  9. maaf mohon solusiiii
    saya masih SMA yang lagi galau-galaunya mkir kuliah nihhh
    pengenya di HI tapi, takut kalah saingan di dunia kerjaaaaa.. soalnya otak saya pas-pas an nihhhh.. gk pas-pas an juga sihh

    tolong solusinya dong

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emangnya ada jurusan kuliah yang nggak pake persaingan di dunia kerja?

      Delete
  10. Insipiring banget, mas. This is such a brilliant post.
    Saya sebenarnya masih SMA, dan berniat masuk jurusan HI waktu kuliah. Setelah baca post ini, saya musti mikir sejuta kali buat kedepannya karena saya yang kurang yakin dg diri sendiri. Tapi dominan teman2 saya dukung banget kalau HI memang yang baik buat saya.

    Sebenarnya kalau nantinya ambil jurusan HI, buat di aspek pemerintahan bakal kerja gimana ya selain jadi diplomat atau international officer? Trims :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau memang kerja di Pemerintah, saya pikir lulusan jurusan HI kebanyakan awalnya menempati pos kerjasama luar negeri atau bagian yang berhubungan dengan luar negeri.

      Mungkin saja nantinya akan pindah ke bagian lain, tapi sejauh yang saya tahu saat ini kebanyakan memang menempati post-pos yang berhubungan dengan luar neeri

      Delete

  11. Pegawai negeri di berbagai badan pemerintah pusat maupun daerah yang memerlukan kecakapan dalam hubungan internasional, khususnya bagi daerah-daerah yang memiliki open policy terhadap anasir internasional (investasi asing, utang luar negeri, kerja sama luar negeri, dan sebagainya)
    Karir Akademik, yakni melanjutkan studi ke jenjang S-2 dan/atau sebagai Dosen di Universitas Negeri atau Swasta, sebagai Peneliti di lembaga-lembaga penelitian, maupun sebagai pengamat, kolumnis, atau penulis artikel internasional di berbagai media;
    Wartawan desk internasional di berbagai media cetak maupun elektronik;
    Pengusaha yang bersangkut-paut dengan bidang bisnis antarnegara atau regional/global seperti pasar bursa, pariwisata, maupun jaringan usaha multinasional lainnya;
    Pegawai di berbagai perusahaan asing yang memiliki cabang di Indonesia, maupun perusahaan Indonesia yang memiliki cabang di mancanegara;
    Peluang bekerja di sektor Non-Governmental Organization (NGOs atau Lembaga Swadaya Masyarakat Intenasional) sangat terbuka lebar atas dasar begitu banyaknya jumlah LSMI (INGOs) dan tawaran kerja di bidang itu yang semakin hari semakin dibutuhkan;
    Karena core ilmu politik itu pula sarjana hubungan internasional dapat berkarir di bidang politik praktis, baik sebagai politisi di partai politik, sebagai pemimpin eksekutif atau anggota legislatif, dan badan-badan politik lainnya sebab memiliki dasar ilmu politik dan pemahaman akan manajemen pemerintahan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul. Sebetulnya peluang kerjanya banyak sekali, asal ketika kuliah mau maksimal berusaha, memperluas jaringan dan wawasan :)

      Delete
  12. halo, kak huda. saya sedang di penghujung kelas 3 sma, dan saya berminat kuliah di prodi HI, tapi keluarga saya kurang mengizinkan dengan alasan peluang kerjanya kecil dan jarang. sejujurnya, saya ingin berkarir di instansi pemerintah di luar negeri, bagaimana menurut kakak peluang angkatan saya (bila saya masuk HI) untuk bisa berkarir di kemlu? adakah saran?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menurut saya peluang untuk diterima di Kemlu sangat tergantung dengan hasil kuliah kita. Semakin bagus transkrip nilai, kefasihan bahasa asing, keaktifan di organisasi dan prestasi, semakin besar kemungkinan bisa masuk Kemlu. Selain itu, sebisa mungkin masuk ke universitas yang sudah memiliki banyak alumni yang bekerja di Kemlu seperti UI atau UGM.

      Tapi untuk masuk Kemlu nggak harus dari HI kok. Hukum atau Ekonomi juga bisa masuk Kemlu. Coba sesekali cek pengumuman penerimaan pegawai di website Kemlu. Di sana disebbutkan jurusan apa saja yang dicari oleh Kemlu.

      Delete
  13. Nice explanation mr huda, terutama utk saya yang baru saja lulus dari Universitas Mulawarman Samarinda. Semoga saya bisa mengaplikasikan apa yang ada dalam blog ini.

    Salam kenal, Mahasiswa HI UNMUL Samarinda

    ReplyDelete
  14. aku sekarang kelas 3sma, dan prospek mau masuk jurusan HI. setelah baca bacaan ini ngebikin aku mikir lagi buat masuk HI. temen-temen banyak dukung aku masuk jurusan ini, akunya juga nyaman di bidang ini, dilihat dari nilai raport yang menunjang buat massuk jurusan ini. kira-kira terjamin gak ya dapet kerjaan, takut banget ngecewain orang tua :'(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak ada jurusan yang bisa menjamin kita dapat pekerjaan mbak. Semua tergantung diri kita sendiri. Sebagus apapun jurusan dan kampusnya, kalau tidak maksimal ketika kuliah, jangan harap bisa bersaing di dunia kerja.

      Delete
  15. Mas, kalau jurusan international and strategic studies itu kira2 sama kan ya sama jurusan HI? Dan kalo ngambil jurusan itu di luar negeri, kira2 masih bisa ga ya kerja di instansi pemerintah? Kalo mau kerja di pbb/kedutaan bisa juga kan ya? Biasanya untuk bisa melamar di organisasi2 seperti pbb itu lulusan HI harus mempersiapkan apa saja ya mas? Maaf byk tanya nih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lulusan LN bisa kok kerja di Kemenlu. Banyak diplomat Indonesia yang lulusan universitas di luar negeri.
      Kalo kerja sebagai Permanent Staff di PBB, biasanya harus lulusan S2 dan minimal bisa bahasa Inggris dan Prancis. Ada rekruitmennya, tapi katanya akan sangat membantu kalo pernah magang di PBB paling ngggak 3 bulan. Negara berkembang seperti Indonesia agak diuntungkan karena biasanya organisasi internasional punya kuota untuk pekerja dari negara berkembang. Kuota ini ada untuk menyeimbangkan jumlah pekerja dari negara maju dan berkembang. Jadi persaingannya bisa agak sedikit ringan

      Delete
  16. Mas,Kalau diHI tu,, belajar Bahasa apa aja ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. HI belajar ilmu hubungan internasional, penekanannya lebih ke aspek politiknya, bukan bahasa. Jadi di HI belajar tentang bagaimana cara menganalisa kondisi politik internasional, politik antar bangsa, aspek ekonomi yang mempengaruhi hbungan antar bangsa, dsb. Kalaupun ada mata kuliah bahasa, biasanya diajarkan secara terpisah oleh Pusat Pelatihan Bahasa universitas yang bersangkutan, bukan oleh Jurusan HI-nya. Apa saja bahasanya? Sangat tergantung universitas. Tapi utamanya bahasa Inggris.

      Delete
    2. Selamat siang mas. Saya baru saja lulus SMA dan sekarang sedang menunggu untuk masuk kuliah awal bulan 10 nnti dan dijurusan HI . .aku mau tnya mas, di H.I memangnya yg dipelajari mengarah ke bahasa inggris yah? Ada ketakutan tersendiri buat saya mas. .krna jujur bahasa inggris saya sngat minim. .terima kasih :-)

      Delete
    3. Selamat siang mas. Saya baru saja lulus SMA dan sekarang sedang menunggu untuk masuk kuliah awal bulan 10 nnti dan dijurusan HI . .aku mau tnya mas, di H.I memangnya yg dipelajari mengarah ke bahasa inggris yah? Ada ketakutan tersendiri buat saya mas. .krna jujur bahasa inggris saya sngat minim. .terima kasih :-)

      Delete
  17. selamat malam mas Huda, saya seorang pelajar di SMA sekarang. saya beniat untuk melanjutkan pendidikan di HI. kira2 nanti setelah masuk, apa yang akan saya pelajari? kemudian bisakah saya wisuda dalam jangka waktu 4 tahun? terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. kemudian kalau di HI itu minimal berapa bahasa yang harus diutamakan untuk dikuasai?

      Delete
    2. Jurusan Hubungan Internasional mempelajari hubungan antar bangsa, termasuk peran aktor negara, non-negara, organisasi internasional, dan aktor-aktor lain dalam hubungan tersebut. HI termasuk dalam cabang ilmu politik. Harapannya setelah lulus dari HI, mahasiswa memiliki kemampuan untuk menganalisa dan membaca isu-isu internasional. Karena permasalahan hubungan antar bangsa sangat pelik dan multidimensional, meski termasuk cabang ilmu politik, di HI kita juga belajar ekonomi, lingkungan, energi, pembangunan, pangan, dsb.

      Kalau wisuda 4 tahun, itu tergantung bagaimana kita selama kuliah. Kalau kuliahnya lancar, 3,5 tahun aja cukup kok. Bahasa yang diutamakan, tentu saja bahasa inggris. Tapi kalau bisa menguasai bahasa lain seperti Prancis atau Mandarin, bisa jadi nilai tambah

      Delete
  18. kak, saya seorang pelajar smk,,jurusan akuntansi
    kira-kira smk bisa gak ya masuk jurusan HI?sya galau mau masuk nganbil HI atau akuntansi..
    dari kecil saya sangat tertarik dengan bidang politik,khususnya politik luar negri
    tp setelah membaca blog ini saya ragu masuk HI krna sya takut gak dpt kerja,
    secara, akuntansi lbh berpeluang besar untk bisa berkerja,,
    tp saya pengen bngt mendalami ilmu politik.
    tlng kak yakinkan sya mna yng harus saya pilih, mengikuti kata hati atau mengikuti situasi dunia kerja saat ini????


    ReplyDelete
    Replies
    1. Menurut saya tidak ada jurusan yang mudah/susah mencari kerja. Asal dijalani dengan serius dan sepenuh hati, pasti gampang. Kan tidak mungkin juga universitas buka jurusan kalau tidak ada peluang kerjanya

      Delete
  19. saya seorang pelajar, tapi bukan dari daerah yang maju. saya berasal dari prov. NTT. saya ingin bertanya, bagaimana prospek kami sebagai anak daerah untuk dapat diterima di jurusan Hubungan Internasional? saya berencana mendaftar di UGM. terimakasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setahu saya tidak ada diskriminasi daerah. Prospeknya sama saja dengan mahasiswa asal daerah lain

      Delete
  20. Ka huda sya mw tnya,,sya llusan SMA thn 2009 tp skrg sya TKI di malaysia dulu prnh sk0lah teknik k0mputer tp ga slse,ini dah rencana mau smbung sek0lah tp msih bingung antara HI at0 Kmunikasi tp spt sya ini ga mgkin jga msuk unvrsitas negri cma bsa swasta lalu mnurut kaka gmn ya??
    Trmksh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menurut saya disesuaikan dengan cita-citanya ingin jadi apa. Kuliah memakan waktu yang cukup lama (3-4 tahun). Kalau tidak sesuai dengan minat dan cita-cita, nanti malah jadi tertekan

      Delete
  21. Kak huda, saya mau nanya kalo mau bekerja di MNC, kira-kira bahasa asing apa yang harus dikuasai ya kak selain inggris?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tergantung negara asal MNC-nya. Tapi Mandarin, Jepang atau Prancis mungkin akan membantu

      Delete
    2. Kak huda,aku pelajar kelas 1sma..minat sama jurusan HI tapi masih bimbang juga..mau nanya MNC itu apa?

      Delete
  22. kak, sya kan masih kelas 3sma nih. sya rencananya kuliah mau ngambil jurusan HI di UNAIR surabaya.
    sya udah mikir mateng" buat ambil jurusan HI ini karena sya pngin bgt kerja di Kedubes luar negri. kira" peluang buat kerja di Kedubes luar negri sulit atau mudah? kemungkinan sya bisa gak ya?
    apakah lulusan dari Unair surabaya bisa bekerja di Kedubes luar negri??
    thanks before :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau peluang dan kesempatan, tergantung diri sendiri. Asal sungguh-sungguh, tidak ada yang tidak mungkin

      Delete
  23. Mantap bro, saya lulusan HI Universitas Paramadina. Saya tidak pernah menyesal masuk HI karena ilmu ini mengajarkan banyak hal, membuka pintu-pintu rezeki yang tiada batas, kesempatan yang tak terbendung untuk memilih begitu banyak hal. Salam HI, bangga menjadi alumni HI dan semakin bermanfaat kepada masyarakat karena HI.

    ReplyDelete
  24. om.. saya masih kelas 1 SMA ni..
    ada rencana mau masuk HI ..
    mau nanya. kalau masuk HI harus ikut jurusan IPS ya?
    soalnya saya mau masuk jurusan IPS..
    dan kalau HI itu lebih ke mata pelajaran mana ya selama di SMA?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau di SMA mungkin paling dekat dengan sejarah, ekonomi dan pendidikan kewarganegaraan

      Delete
  25. Beneran ketinggalan baca ini, saya anak baru lulus kemarin dari D3 Information System di Telkom Polytechnic. Yg jadi masalah adalah jurusan ini sebenernya bukan suatu hal yg saya mau. Karena di pilihin orang tua jadi saya nurut. Karena memang bukan passion saya jadi nilai ngak terlalu bagus. Saya dari dulu sangat suka sesuatu hal yg menyangkut politik. Dan cita" saya pun dari dulu sekali ingin menjadi seorang diplomat. Kenapa? Karena menurut saya menjadi diplomat itu adalah pekerjaan yg tidak stuck di dalam 1 bidang. Yg ingin saya tanyakan adalah. Apakah untuk menjadi seorang wakil indonesia di luar negri a.k.a diplomat harus lulus dengan gelar cum laude? Dan lulusan universitas luar negri yang ternama? Terima kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tidak perlu lulus cum laude. Silahkan cek saja ke website kementreian luar negeri tentang persayaratan untuk menjadi Pejabat Diplomatik dan Konsuler. Tiap tahun dibuka pendaftarannya

      Delete
  26. mas saya skrng kelas 3 sma nih, bingung masuk apa,snmptn udah daftar prodi HI tapi takut nyesel nantinya susah dapat kerja..menurt mas mending lanjut atau nyari jurusan lain?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau memang suka, silahkan lanjut saja. Menurut saya yang penting itu suka dan menikmati proses kuliahnya. Kalau suka, biasanya jadi sungguh-sungguh dan nanti hasil akhirnya juga bagus

      Delete
    2. ada pertentangan tapi mas dari ortu..kata mereka boleh sih,tapi asal jelas prospeknya..kalau memang ga kerja di kemenlu nanti harus ngambil MT mas? kalau misal perusahaan multinasional butuh ga mas sama jurusan hi? makasih mas sebelumnya

      Delete
  27. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  28. halo om
    bisa kasih contoh gak klo saya mo magang d mnc macam Pt. Antam, Freeport atau Berau gtu saya ambil yg di posisi apa?
    selain csr mungkin om ya coz udah mainstream. hehee

    TIA.

    ReplyDelete
  29. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  30. salam kenal, mas. baca posting ini malah membuat saya ragu. saya baru mendaftar HI di UNS dan malah takut karna peluang kerjanya sedikit. mohon pencerahannya mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebetulnya tidak ada jurusan yang peluang kerjanya sedikit. Yang ada adalah lulusan yang tidak memiliki kompetensi yang diminta oleh dunia kerja. Saya kenal banyak anak HI yang kebingungan memilih pekerjaan karena diterima di terlalu banyak tempat. Tapi saya juga kenal banyak anak HI yang kesusahan mencari pekerjaan. Jadi, tinggal bagaimana kita memantaskan diri selama kuliah saja.

      Delete
  31. Sangat Mengispiratif tulisannya mas, anyway saya sekarang di smester 4 HI UMY juga mas. sempat hopeless juga mas masuk HI tapi insyallah akan terus tetap semangat di HI. Do'ain adek - adeknya semuanya mas:D
    ngomong-ngomong lulusan tahun berapa ya mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih, Febri. Saya lulus tahun 2008. Semoga semuanya sukses ya? Aamiin.

      Delete
    2. febri dari gayamu saja sudah tidak mendukung jd diplomat so ga usah mimpi,,ubah dong penampilan mu...anisaaa HI UMY 2012

      Delete
  32. Halo mas huda, saya kelas 3 sma, saya ingin melanjutkan dan tertarik di hubungan internasional di binus, tetapi setelah saya baca blog ini, membuat saya ragu karena kesempatan kerja yang jarang, dan saya ingin bertanya, apakah untuk menjadi diplomat harus s-2? Dan pekerjaan apa yang dapat di jalankan apabila lulusan HI bekerja di perusahaan?

    ReplyDelete
  33. saya lulusan HI yang mengalami apa yng mas tuliskan. terharu saya... huhuhu... #tosDulu

    ReplyDelete
  34. Saya masih SMA kelas 2 saya di jurusan IPA saya tertarik dg HI, kalau dari jurusan IPA bisa gak ya?

    ReplyDelete
  35. muhammad alfayedMay 14, 2013 at 7:04 PM

    halo kak saya pengen banget masuk H.I,saya ingin bertanya susah gak sih masuk H.I TERUS apakah kita harus pintar untuk masuk hi?bagaimana sih kriterianya dan saya ingin sekali menjadi seorang diplomat,bagaimana kemungkinan saya untuk menjadi diplomat?saya senang sekali tentang hubungan luar negeri saya sekarang masih 1 sma tapi saya sudah mempromosikan orang asing untuk datang ke indonesia lewat sosial media..bagaimana tes masuk h.i sih?apa anda punya twitter atau facebook?tolong dijawab,maaf kalo banyak tanya ,soalnya saya masih bingung

    ReplyDelete
  36. Bounjour Mas Huda..Hehe..

    Ga sengaja ni nyasar ke blog Mas Huda..apa kabar ni yg lg di France..long time no see..
    Tertarik ngebaca komen2 dari tulisan Mas Huda yg sangat inspiratif :) tapi sedikit sedih krn tulisan Mas Huda mmbuat 'bimbang' n 'ragu' teman2 yg pngen masuk jurusan HI :) anyway..kalo saya pribadi, sbg lulusan HI, yg blum jg bkerja tp malah msh studi terus :) modal utama ktika masuk HI adalah krn saya suka dg jurusan ini, it's my passion..prinsip saya, dan mgkin jg saran buat tmn2 yg lain, sukailah studi yg kita tekuni ini, tekuni dg sungguh2 dan serius, konsisten/istiqomah dg apa yg sdg kita plajari, insya Allah rezeki akan mengikuti setelah itu, rezeki bisa jadi pekerjaan ataupun beasiswa, dsb..Oh ya HI ga hanya mengenai politik ato ekonomi internasional loh..ada juga yg lbih praktikal sperti mediasi,negosiasi,manajemen konflik internasional,dsb..sukses buat Mas Huda n teman2 yg akan, sedang, dan sudah 'menggeluti' studi HI :)

    ReplyDelete
  37. Aku pingin masuk HI, tapi aku agak ragu krn katanya kuliah jurusan HI harus kuat ngapal,smua tugas hrs dlm bhs Inggris,anak HI juga hrs bisa bhs inggris ,terlebih lagi harus lancar ngomongnya (kayak debat gitu)... Apa semua itu benar ???
    mohon dibales, tks ^^

    ReplyDelete
  38. Salam, sy Aldien keterima di HI UMY tp blm dftr ulang
    Saya masih ragu ttg HI UMY karena saya mungkin krg wawasan
    mas Huda ada data kasar ngga sih tmn"nya mas huda ktrima dmn saja :)

    ReplyDelete
  39. mas huda minta alamat emainya boleh?

    ReplyDelete
  40. Sebuah pengalaman yang bagus...

    maaf sebelumnya saya masih mahasiswa yang sedang menjalanikuliah jurusan hi disalah satu universitas di jkt.

    permasalahan nya hanya 1.

    Carilah keahlian di bidang lain sebanyak2 nya mencobalah menjadi org yang tidak putus asa.carilah link sebanyak mungkin entah masy kecil atau besar . DAN 1 LAGI jgn lah jd sarjana bodoh yang bertanya mau jadi apa kita nanti.mau jd apa bangsa Indonesia kalo sarjana yang notabennya tinggi mempunyai mental tempe.saya sedih melihat teman2 kuliah saya.jujur saya mengulang di sma sebnyak 2 kali a.k.a veteran haha.dan di kuliah saya masuk umur 23 pada angkatan 2011 huh bisa di bayangkan bersaing dengan ank2 umur 18-21 tahun di univ..
    dan sampai saat ini saya masih mengulang 1 semester jadi saya ada pada tahun ajaran 2012..semua org berbicara "parah" butttttt
    bagi gw LEBIH BAIK GW MENIMBA ILMU SEBAIK2NYA"SECARA MATERI DAN MENTAL . jadilah org yang jgn pernah mempunyai rasa putus asa
    thx all god bless you all.

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya suka semangatnya kak...
      saya jadi yakin masuk HI di UMY ....
      terimakasih kak...

      Delete
  41. jadilah orang yang berkualitas jangan menjadi penjilat

    ReplyDelete
  42. sebenernya ni jurusan bagus,asal jangan sampe ga tau sejarah sama konflik ter update masa kalah ama org yg ga kuliah.

    ReplyDelete
  43. IR SIMPLE AH menurut pemikiran gw
    ga usah dibawa ribet.hub internasional
    internasional : pelajarin bahasi inggris sebaik2 baiknya itu jadi kunci kelebihan hi.kalo ga bisa b.inggris jd hn aja hubungan nasional hahaha
    hubungan : lebih simple lagi jadilah org yg humble supple simple dan tetao jd diri sendiri
    biar lo lo bisa berkomunikasi sama org banyak dari situlah link pekerjaan akan datang

    ReplyDelete
  44. ga ada yang ga mungkin berpikirlah konyol/out of the box ga usah berpikir sama.....peluangnya akan lebih besar.
    imaginasi + realisasi

    ReplyDelete
  45. ups pada ribet bgt yaaa.
    mau masuk jurusan apa juga ga ngaruh.
    balik lagi situ berkualitas ndaaa.kalo ndaaa ya selamat kerja di kantor nasional selama 40 tahun
    abis itu pension dan mati
    ga ada cerita punya hummer atau rumah mewah.definisi sukses versi tolol gitu kan hahaahaha
    mas huda ceritanya baguuussssss bgt . tp ga inspiratif layaknya steve job.best regardssss

    ReplyDelete
  46. halo kak, salam kenal. saya masih kecil, baru mau masuk SMA. kak, saya mau tanya. sejak kecil, saya sudah tertarik dengan apapun yang berhubungan engan luar negeri. bagaimana politiknya, budayanya, bagaimana mereka memajukan negara mereka, dll. karena saya baru mau masuk SMA, saya mau tanya. kalo kuliah jurusan HI itu waktu SMA cocoknya IPA atau IPS? yang dipelajari apa aja? kita bisa nggak kerja di luar negeri?

    ReplyDelete
  47. halo mas huda salam kenal. saya juga jurusan HI UMY angkatan 2012. terima kasih sudah share ceritanya. kalo menurut saya kalo bekerja itu lebih baik di jalani terlebih dahulu, dan bila ngga cocok jgn langsung keluar, kasihan org lain yg menginginkan posisi kita, tp kita malah menyianyiakannya. anggap saja sebagai penglaman untuk menambah track record kita. sukses selalu mas, sekian..

    ReplyDelete
  48. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  49. hi om saya Luh Putu dari Bali
    gini nih aku kan baru aja tamat SMA, mau lanjut mungkin HI..
    itu dah om, saya takut ga dapet kerjaan ntr kalo pas lulus.
    kalo misalnya saya setelah lulus langsung lanjut S2 jurusan ilmu komunikasi gmn om? itu nyambung atau cocok gak?
    temen" sii bilang karena aku pinter ngomong n agak cerewet disuru HI atau hukum.. tp aku lbh sreg ke HI gmn om?
    oia, kalo nyari kerja di Departemen Luar Negeri, Kedutaan Besar, Konsulat, Atase, INGO itu susah bgt ya om?
    nanti kalo aku punya gelar S2 itu ga jadinya lebih gampang ya?
    mohon bimbingannya ya om...

    ReplyDelete
  50. Kak, mau nanya nih,

    Saya sejak kelas 1 SMA, sudah niat mau masuk jurusan HI, dengan tujuan menjadi Duta Besar. Tapi, begitu ikut tes masuk di universitas, gagal total, alias tidak diterima di universitas tersebut. Akhirnya saya banting setir menuju jurusan Manajemen SDM.

    Pertanyaan yang pertama, bila saya menempuh 2 ilmu sekaligus, yaitu S-1 Manajemen SDM, dan S-2 Hubungan Internasional , bisakah saya masuk menjadi duta besar lewat Kemenlu?

    Pertanyaan yang kedua, di jurusan HI S-2 , apakah ada ketentuan tes TOEFL? Dan berapa minimal skor TOEFL nya?

    Pertanyaan yang ketiga, di jurusan HI S-2, adakah mata kuliah yang mengandung unsur hitung-menghitung?

    Mohon jawabannya kak.....

    ReplyDelete
  51. alhamdulilah saya masuk baru masuk ketrima jurusan HI

    ReplyDelete
  52. Good viewpoint. Saya mahasiswa HI UIN Jakarta dan punya ketertarikan khusus di bidang fashion. Beberapa orang memberi saran untuk masuk ke bidang tersebut dalam bidang jurnalistik, dimulai dengan skripsi tentang bisnis fashion internasional.

    Tapi, saran yang baik itu kelihatan abu-abu di depan mata.
    Well, your feedback will be helping this person so much :-)

    ReplyDelete
  53. Salam HI'ers :)
    Universitas sains dan tekhnologi jayapura

    ReplyDelete
  54. saya pelajar SMA dan berminat di dunia pariwisata. Awalnya saya ingin masuk jurusan pariwisata tp ada teman yg memberi saran utk jd Duta pariwisata aja dan masuk HI. Saya mulai tertarik utk menjadi Duta pariwisata tp saya mssih blm jelas dgn jurusan HI. Setelah baca artikelny, ditulis jurusan HI ini selain jd duta jg bisa jd diplomat,dll dan mempelajari politik,dll tp saya hanya berminat menjd duta dan tdk menyukai politik. saya mw tanya jika mw menjadi duta apa saja yg dipelajari, apa saja kriteria yang dimiliki , brp byk peluang bs menjadi duta pariwisata dan utk menjadi duta apa perlu mempelajari politik dan masuk HI?

    ReplyDelete
  55. halo kak huda.. knalin aku anak klas 3 smk jurusan usaha perjalanan wisata. saya cinta dunia pariwisata. tapi saya bingung mau lanjut di pariwisata atau hi. karena saya pengennya jadi konsulat pariwisata kak.. mohon pencerahannya dong. terimasih

    ReplyDelete
  56. halo kak huda.. knalin aku anak klas 3 smk jurusan usaha perjalanan wisata. saya cinta dunia pariwisata. tapi saya bingung mau lanjut di pariwisata atau hi. karena saya pengennya jadi konsulat pariwisata kak, tapi kalo mau masuk hi saya mau nyoba lewat snmptn . nah saya kan anal smk, katanya susah untuk masuk snmptn. mohon pencerahannya dong. terimasih

    ReplyDelete
  57. mau nanya bedanya hubungan internasional dengan hukum internasional apa yah ?
    terus pekerjaan yg bisa di dapat apa aja dari keduanya ?

    Y^^

    ReplyDelete
  58. Sebenarnya di terima nya atau tidak lewat jalur snmptn itu sekarang hanya tergantung kita nya... soalnya sekarang jalur untuk masuk ptn itu sudah banyak! Contohnya sbmptn, bidik misi, jalur mandiri... dan juga ada juga jalur dari pemda setempat misalkan dinas pendidikan di daerahmu menyediakannya! Dan temen ku juga ada dari SMK yg lulus snmptn di jurusan HI, Pariwisata dan Komunikasi... dan aku juga kuliah di jurusan HI tapi aku lulus di jalur PBUD (pemilihan bibit unggul daerah) aku sebernarnya jg gk yakin bisa masuk jurusan HI di PTN... tp karna niat dan keinginan ku yg gigih aku ikut beberapa jalur

    Cuma skrg yg ku bingungkan cara ikut test untk bisa kerja di konsulat itu apa harus mengikuti program MT kah? Mohon pertanyaaku dijawab ya kak! Thansk

    ReplyDelete
  59. misi, numpang sarannya. sekarang saya maba HI di PTN jakarta. masuk HI karena emnag lulusnya disini.. karena tes yang lain nggak ada yang lulus. bakat sih nggak ada, cuma tertarik aja dikit dengan jurusan ini. kalau ditanya passion gua sangat tertarik kuliah jurusan teknik kimia atau teknik geologi. nah saya bingung sekarng. saat sekarang aja saya setengah hati ngejalani kuliahnya, nggak maksimal gitu. saran kakak gimnana?,apakah tetap lanjut kuliah ? atau bimbel aja dulu untuk sbmptn tahun depan?. jujur HI sebenarnya bukan pilihan pertama saya. cuma kasihan aja samao orang tua kalau tahun ini nggak kuliah,, mohon sarannya

    ReplyDelete
  60. saya baru masuk jurusan HI diUIN jakarta,caranya gmna biar kita mndapat IP yg ckup baik?

    ReplyDelete
  61. Ingin bertanya nih... Apakah Jurusan HI ataupun Diplomat itu menuntut kita untuk aktif berdebat? Terima kasih.

    ReplyDelete
  62. Mau nanya nih, kl mau jd PR bisa dr jurusan HI ga yaa?

    ReplyDelete
  63. Salam , perkenalkan saya seorang murid kelas tiga di SMAN 106 Jakarta , saya ingin mengambil jurusan HI di UIN , menurut anda keputusan saya untuk mengambil jurusan HI di UIN adalah keputusan yang tepat atau tidak ? Terimakasih sebelumnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. NGAPAIN LO masuk HI......UIN lageee.....secara hanya HI UI yg paling di cari2 orang

      Delete
  64. Salam , perkenalkan saya seorang murid kelas tiga di SMAN 106 Jakarta , saya ingin mengambil jurusan HI di UIN , menurut anda keputusan saya untuk mengambil jurusan HI di UIN adalah keputusan yang tepat atau tidak ? Terimakasih sebelumnya

    ReplyDelete
  65. saya masih di bangku SMA kelas 3, saya berminat untuk masuk di jurusan HI president university, kira - kira kalau mengambil jurusan HI di perguruan swasta seperti itu tepat atau tidak? terima kasih

    ReplyDelete
  66. Saya seorang camaru disebuah PTS,dan saat ini saya masih ragu dengan keputusan yang akan saya pilih untuk belajar di progdi HI,karena saat ini saya belum mempunyai gambaran seperti apa pekerjaan yang akan digeluti setelah lulus HI nanti dan jika saya bertatto,serta tindik,apakah ada organisasi non pemerintah yg membuka lapangan pekerjaan untuk orang seperti saya?

    ReplyDelete
  67. AH...pada GOBLOGGHH nih yg tulis. Udah tau Kalo mau masuk HI sbaiknya pikir2 dulu......nanya mulu....memeng gw TUHAN bisa kasih solusi ente...ente......DASAR BLEGUG

    ReplyDelete
    Replies
    1. mereka hanya butuh saran, kalau anda tidak suka abaikan saja tidak perlu berkomentar seperti itu

      Delete
  68. Wah menginspirasi banget tulisannya.
    Kebetulan aku juga mahasiswa HI. Dan baru aja lulus.
    Baru aja ikut job fair, tapi gak tau harus taro CV di bidang apa dan akhirnya sia-sia desek-desekan di job fair.
    Tapi ternyata emang harus berpikiran luas juga ya. Jurusan HI ga mesti kerja di pemerintahan/Kemlu aja.
    Trima kasih Mas Huda!

    Salam kenal dari HI - Al Azhar Indonesia.

    ReplyDelete
  69. alhamdulillah kl gitu mas,saya sendiri jurusan ilmu pemerintahan umy,sampai detik ini dan dimulai dari tahun 2007 - 2014 saya belum bekerja,kadang makan kadang enggak,sebener nya kl saya bisa apa aja sih,,perbaiki komputer,cdo(csr) ,perbaiki motor,bikin kue/masak,jaringan /lan,instruktur fitnes, dll. tapi krn ijazah nya ilmu pemerintahan jadi orang lain condong melihat itu dahulu.hmmm menikmati masa pengangguran selama 7 tahun sambil nungguin yang ngasih kerjaan yang layak,atau nungguin malaikat maut jemput siapa tau dapat kerjaan disorga sebagai apa aja mau deh,salam kenal.085366555787

    ReplyDelete
  70. Saya lulusan HI UI, Saya teringat Masa dimana ketika saya masih duduk di bangku SMA, tepatnya di SMA Taruna Nusantara Magelang. banyak yang mendukung saya, khususnya dari pihak keluarga untuk masuk ke akademi agar kedepanya lebih mudah mendapatkan pekerjaan dan pasti sifatnya. Namun ketika itu saya tetap pada pendirian saya untuk mengambil jurusan HI dan masuk di jurusan HI UI, setelah lulus saya mencoba mendaftar bekerja di kedutaan besar asing di Jakarta, hasilnya saya diterima dan bekerja untuk dua tahun lamanya, setelah itu saya mencoba mendaftar di Kemlu saat itu masih Deplu dan puji Tuhan diterima lalu ditempatkan di Kedubes Indonesia untuk India, lalu saya kembali ke Indonesia dan mendapatkan tempat lagi di Kedubes Indonesia lainnya, sebenarnya tidak ada yang susah apabila memiliki keinginan yang besar, "Where there is will, there is a way" Keep fighting teman-teman HI :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. kak, bisa minta e-mail.nya ??
      ada yang ingin saya tanyakan...

      Delete
    2. Alhamdulillah.....sukses selalu bu.....bravo...

      Delete
  71. saya masih kelas 2 SMA , tapi daya sudah diperingatkan oleh keluarga dan teman saya buat pmelakukan persiapan dini untuk masuk PTN, dan saya menjatuhkan pilihan utama buat ambil jurusan HI, karena menurut saya itu menarik dan ada hal yang mungkin dapat saya dapat dari sana, lagipula walau saya jurusan IPA,saya cenderung menyukai dunia politik dan berita terkini
    saya mohon kakak mau beri masuk :D
    terima kasih kak.

    ReplyDelete
  72. halo kak. aku kelas 3 SMA skrg, rencananya SNMPTN ntar aku mau ambil HI, nah aku mau tanya dong, nilai mata pelajaran apa yang dilihat untuk masuk ke jurusan HI itu? trus kalo dari jurusanIPA peluang diterima nya besar ga? balasnya agak cepet ya kak. makasih bnyak :)

    ReplyDelete
  73. Siang kak, aku kelas 3 SMA skrng, rencananya aku mau cari HI di Brawijaya. saya sendiri masih bingung dengan passion saya kak, tapi saya kepingin bergelut dengan dunia internasioal gitu untuk kedepannya. kalau nyari HI nanti kerjanya bisa dimana aja kak ? bisa dijelasin gak kak ?
    terimakasih

    ReplyDelete
  74. Apakah mahasiswa HI dituntut untuk pandai dalam berdebat dan berkomunikasi? sedang saya orang yang cenderung pendiam

    ReplyDelete
  75. gua pengen banget masuk hi.dan pengen kerja di luar negri.apakah tepat jika saya ngambil jurusan hi.

    ReplyDelete
  76. Mohon kalau tanya jangan berbelit-belit ya . Sebagian besar pertanyaan diulang-ulang terus , mohon dilihat di post sebelumnya aja . Makasih

    ReplyDelete
  77. Hello..apakah di sini ada orang bisa bantu saya dengan kuliahku HI.. saya minta orang ajar saya. Terima kasih

    ReplyDelete
  78. permisi kakak"...

    saya baru aja lulus masuk UMY jurusan HI, tapi saya belum nyelesai'in pra-registrasinya. saya bingung, kira'' harus saya lanjutin atau gimana..??
    soalnya dari cerita kakak" ini, niat saya jadi down,,,, mohon pencerahaannya bagi kakak'' lulusan UMY untuk jurusan HI ini yaa... ^_^
    soalnya saya gak mau salah pilih , dan ngecewain ortu nantinya,,,,

    ReplyDelete
  79. jangan ambil HI kk

    sumber : pengalaman

    ReplyDelete
  80. Hallo mas,,,,kalau memang jurusan HI sedikit lowongan kerja kenapa jurusan HI Passing Grade nya sangat tinggi mas ?

    ReplyDelete
  81. Hallo mas,,,,kalau memang jurusan HI sedikit lowongan kerja kenapa jurusan HI UI/UGM/UNPAD/UNAIR Passing Grade nya sangat tinggi mas ?

    ReplyDelete
  82. saya sendiri hampir setengah tahun menganggur tapi tetap semangat, selama sudah berusaha pasti tetap ada jalan. thank for sharing :)

    ReplyDelete
  83. aku mau masuk kuliah nih ka udah pilih jurusan HI tapi masih belum yakin kedepannya tuh kaya gimana takut ngecewain ortu :(((

    ReplyDelete
  84. YTH Mas Huda,

    Inspiring story :) Ada referensi utk saya ngga mas, di NGO/INGO? Saya pingin banget, krn sempat 'salah' cari kerja (di finance) dan stlh bertahun2 lulus HI, baru nyadar kalo interest nya di isu2 sosial / jadi humanitarian :) Makasi sebelumnya mas

    ReplyDelete